Warga ramai-ramai gotong royong bangun badan jalan dan tembok penahan tanah di Situ Burial Kp Babakan Peuteuy Desa Cikupa, Karangnunggal

Isitilah gotong royong berasal dari bahasa jawa , gotong berarti pikul atau angkat, sedangkan royong berarti bersama-sama. Jika diartikan secara harfiah, gotong royong berarti mengangkat secara bersama-sama. Gotong royong dapat dipahami pula sebagai bentuk partifasi aktif setiap individu untuk ikut terlibat dalam memberi nilai positif dari setiap obejk, permasalahan atau kebutuhan orang-orang di sekelilingnya.

Budaya Gotongroyong kerjabakti merupakan sebuah tradisi yang turun temurun sejak nenek moyang terdahulu, budaya ini seyogyanya senantiasa dijaga dan tidak boleh luntur bahkan sampai hilang.

Ditengah tradisi gotong royong yang menjadi ciri khas Indonesia, dalam praktiknya kian hari kian hilang di tengah masayarakat.

Namun lain halnya, yang dilakukan oleh warga Kp Babakan Peuteuy Dusun Cikaret dan Dusun Mekarjaya, Desa Cikupa, Karangnungal, Tasikmalaya, pada hari minggu (23/9), justru mereka semangat melaksanakan kegiatan gotong royong kerja bakti dalam pembangunan badan jalan dan tembok penahan tanah sepanjang 100 meter, di Situ Burial Desa Cikupa Kec. Karangnunggal Kab. Tasikmalaya.

Masyarakat bergotong royong pembuatan badan jalan dan tembok penahan tanah, foto ; Omen

“Banyak manfaat dari kegiatan gotong royong ini, diantaranya ; untuk mempererat tali silaturahmi, membuat pekerjaan yang berat menjadi ringan, mempupuk rasa persatuan diantara sesama, menjalin yang harmonis antar sesama, juga sebagai membentuk suatu individu yang berjiwa sosial” ungkap salah satu warga yang ikut bergotong royong dan tidak mau disebutkan namanya.

Hal ini patutnya menjadi contoh bagi yang lain, agar budaya  gotong royong ini tetap terjaga, bahkan lebih ditingkatkan.( Irman/ckp)

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan