Penyaluran BPNT di Desa Cikupa, temui berbagai kendala

Sejumlah warga sedang mengantri, Penyaluran BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) , foto ; agus

Cikupa.sideka.id ǀ Penyaluran BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang Pertama kali di Desa Cikupa Kec. Karangnunggal Kab. Tasikmalaya, menemukan berbagai kendala baik dari segi teknis ataupun non teknis. Penyaluran bantuan yang seharusnya sudah dimulai dari hari Senin lalu, baru bisa dibagikan hari Jumat (21/12) pagi. Tentunya hal ini, membuat sejumlah warga yang sudah datang menjadi kecewa.

Penyaluran BPNT, di Desa Cikupa, foto; agus

Dahulu namanya Raskin/Rastra, Kalau sekarang BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), Penerima manfaat akan mendapatkan Kartu BPNT, tiap bulan akan di top up, kemudian kartu digesek di Agen salahsatu Bank yang ditunjuk oleh pihak ketiga, kemudian ditukar dengan sembako diantaranya beras, telur ataupun yang lainnya.

Namun dalam kenyataannya tidak semudah itu, ada kendala yang ditemui misalnya Data Penerima Manfaat yang diberikan dari Dinas terkait tidak sesuai atau yang up todate, terutama data yang sudah di entry dalam aplikasi SIKSNG, sehingga data masih tahun yang terdahulu.

Kemudian, kendala lain yang ditemui masalah teknis yaitu ketika penyalurannya, pasalnya Agen tunggal salahsatu Bank yang ditunjuk oleh pihak ketiga yakni sebuah Bank milik BUMN, dalam hal ini bukanlah Agen Bank milik BUMDes, tidak bisa melayani karena sistem jaringan offline terus beberapa waktu lalu, pihak Pemdes sendiri sudah berusaha menghubungi untuk mengkonfirmasi kejadian ini kepada Pihak  ketiga, namun tidak ada jawaban yang pada akhirnya warga masyarakat yang sudah mengantri sejak pagi hari menjadi kecewa, karena gagal untuk transaksi BPNT. Lalu permasalahan yang lainnya adalah saldo Kartu BPNT yang masih kosong atau berlum terisi.

Sementara itu, Pemdes Cikupa berharap agar Agen tunggal yang menjadi rujukan tempat bertransaksi BPNT ini, dapat melayani sebaik mungkin dan meningkatkan kesiapan pelayanan kepada warga masyarakat karena menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama dalam hal teknis seperti ini, supaya kedepannya tidak terjadi lagi. (Irman/ckp)

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan