Kelompok Tani Pengguna Air di Cikupa Tasikmalaya, Dapatkan Bantuan Program P3A

Kelompok Tani Pengguna Air di Cikupa Tasikmalaya, Dapatkan Bantuan Program P3A, foto ; iman/PanduDesa

Tasikmalaya, cikupa.sideka.id – Penyediaan air irigasi bagi tanaman padi menjadi salah satu kunci yang mendukung peningkatan produksi pangan. Terjaminnya penyediaan air irigasi bisa diupayakan melalui peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Apalagi dimusim kemarau ini kerap menyebabkan kekeringan diarea pertanian. Salah satunya di Dusun Datarkadaka Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Namun, kini para kelompok tani pengguna air mendapat bantuan program P3A kepada “P3A Mitra Cai Desa Cikupa” berupa pembangunan saluran air yang berlokasi di Dusun Datarkadaka, dengan volume P 191 M x L 60 Cm x T 70 Cm.

Ketua P3A, Agus mengatakan, program ini bersifat sosial, ekonomi, budaya, dan berwawasan lingkungan dari APBN Tahun 2019 dan dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat setempat.

Kata Agus, awalnya di Desa Cikupa selalu kekeringan, namun dibangunya saluran sungai tersebut semoga dapat bermanfaat bagi petani pengguna air pesawahan yang bisa dialiri air kurang lebih sampai 15 Ha.

“Mudah-mudahan adanya program bantuan P3A ini dapat memperlancar pengairan para petani khususnya di Dusun Datarkadaka,” harapnya, Kamis (10/10/2019).

Tidak lupa, Agus sampaikan terima kasih kepada Pemerintahan Desa (Pemdes) Cikupa yang sudah memfasilitaai program ini kepada BBWS, sehingga pihak kelompok tani menerima bantuan P3A.

“Kedepannya, kami berharap bantuan program ini dapat berlanjut, sebab wilayah Desa Cikupa masih banyak saluran irigasi yang belum diperbaiki,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cikupa Bapak Yudha Heryadhi (47), mengungkapkan semoga dengan adanya pembangunan saluran irigasi ini, petani di desanya menjadi lebih meningkat hasil panennya.

“Kami berharap yang terbaik untuk petani,” pungkasnya.

Penulis : (Iman/PanduDesa)

Tonton Juga :

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan