Ditengah Moderenisasi Zaman, Kampung Naga Tetap Menjaga Kearifan Lokal

Ditengah Moderenisasi Zaman, Kampung Naga Tetap Menjaga Kearifan Lokal, foro : dok. disparpora tasik

Tasikmalaya, cikupa.sideka.id – Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Barat Indonesia. Kabupaten Tasikmalaya sejauh ini dinilai sebagai kabupaten paling besar dan berperan penting di wilayah priangan timur. Kabupaten Tasikmalaya dianugrahi keindahan alam, keluhuran tradisi, dan kekayaan budaya. Rakyat Tasikmalaya sejak dahulu dikenal ulet, kreatif dan mampu menciptakan berbagai produk sehingga memiliki nilai ekonomis.

Selain itu, Kabupaten Tasikmalaya memiliki warisan budaya bersejarah, yakni Kampung Naga. Ditengah moderenisasi zaman, kampung naga tetap menjaga kearifan local, sebuah kampung yang masih menjaga nilai-nilai tradisional leluhur.

Masyarakat yang masih memegang kuat adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur mereka, dimana mereka hidup dalam tatanan yang diliputi suasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat.
Generic Banner

Keberadaan Kampung Naga seolah menjadi oase ditengah modernisasi zaman. Suasana yang tenang dan kaya akan kearifan lokal, karena keunikannya, Kampung Naga kerap dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, serta dijadikan sebagai tempat studi tentang kehidupan masyarakat pedesaan Sunda.

Masyarakat Kampung Naga memiliki sumber mata pencaharian dari pertanian sawah dan ladang. Sebagian masyarakatnya membuat barang anyaman atau kerajinan tangan dari bambu dan kayu, dan dijadikan souvenir oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Bapak Ade Sugianto mengatakan, Selaras dengan program nasional, ia akan berkomitmen menjadikan pariwisata dan budaya di Kabupaten Tasikmalaya sebagai sektor strategis unggulan daerah dan menjadi media integrasi program kegiatan antar sektor pembangunan.

“pariwisata dan budaya di Kabupaten Tasikmalaya sebagai sektor strategis unggulan daerah dan menjadi media integrasi program kegiatan antar sektor pembangunan” ungkapnya

Lebih lanjut, Pariwisata dan budaya sebagai leading pembangunan yang dapat menggerakan perekonomian rakyat. Maka dalam perkembangannnya, serta bagian dari implementasi pembangunan pariwisata, seluruh sektor baik infrastruktur, industri perdagangan, ekonomi kreatif, seni budaya, pertanian, dan sektor lain ikut fokus menopang pengembangan destinasi wisata, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah. (sumber : disparpora.tasikmalayakab.go.id)

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan