Nelayan Pencari Ikan Hilang Terseret Ombak Saat Melaut

Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung,foto dok. basarnas.go.id

Tasikmalaya, cikupa.sideka.id – Seorang nelayan bernama Ence (45), dilaporkan hilang terseret ombak di kawasan pantai Pangkalan Kp Cijulangadeg Rt 01/02 Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (24/10/2019).

Seperti dilansir dari basarnas.go.id, Deden Ridwansah Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung mengatakan, Ence (45) yang merupakan warga Desa Desa Mandalajaya Kec Cikalong Kab Tasikmalaya, itu hilang saat tengah mencari ikan di laut.

“kami menerima informasi dari Polsek Cikalong, sekitar Pukul 09.30 WIB, kemudian mengerahkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya ke lokasi pada pukul 09.45 WIB untuk mencari satu korban yang masih dalam pencarian A.N Ence (45) dengan estimasi tim tiba di lokasi pada 12.04 WIB,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima kejadian terjadi pada sekitar pukul 03.30 WIB, perahu nelayan yang berisi dua POB A.N Ence (45) dan Aang (42) terbelah menjadi dua bagian karena diterjang ombak besar. Korban Sdr. Aang berenang dengan memakai sisa potongan perahu dan terbawa arus ke Pantai Pangkalan. Sekitar pukul 04.30 WIB Korban A.N Aang terdampar di Pantai Pangkalan Ds. Mandalajaya Kec. Cikalong dan dibantu oleh warga sekitar pantai dan dibawa ke puskesmas Kec Cikalong untuk diberikan perawatan. Sedangkan korban A.N Ence (45) masih dalam pencarian hingga berita ini diturunkan.

“Kedua korban merupakan nelayan asal pelabuhan ratu sukabumi yang pergi melaut pada rabu 23 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB, dari Pantai Santolo Kab. Garut menuju Kawasan Batu Karas Pantai Pangandaran, namun naas perahu korban di terjang ombak besar pada 24 Oktober dini hari di Pantai Pangkalan Kab Tasikmalaya.  Aang beralamat di Kp. Mariuk Rt. 01/03 Ds. Cidadap Kec. Simpenan Kab. Sukabumi, sedangkan Ence beralamatkan di Kp. Cinyocok Ds. Cidadap Kec. Simpenan Kab. Sukabumi” pungkasnya.

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan