Rombak Perangkat Desa, Kades Baru di Lampung Selatan Diminta Ikuti Aturan

Ilustrasi Perangkat Desa

Lamsel, cikupa.sideka.id – Kepala Desa di Lampung Selatan yang baru dilantik diminta mengikuti aturan yang berlaku ketika merombak struktur perangkat desa. Hal ini menyusul adanya pemberhentian perangkat desa di beberapa Kecamatan.

Hal tersebut diungkapkan, Plt Kasubbag Pemerintah Desa dan Kelurahan Bagian Otda Lamsel, Rudi Akbarta, Selasa, 15 Oktober 2019 lalu. Dia mengaku meski perombakan aparatur desa merupakan hak prerogratif Kades, namun Kades harus mengikuti peraturan yang berlaku.

“perombakan perangkat desa itu memang hak prerogratif Kades. Tapi Kades harus ikuti peraturan yang ada. Artinya ada peraturan yang mengatur cara pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan untuk pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa itu harus mengacu pada Permendagri nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, Permendagri nomor 67 tahun 2015 tentang perubahan Permendagri nomor 83 tahun 2015 dan peraturan daerah lamsel nomor 6 tahun 2015 tentang Pemerintah Desa dan BPD.

Ilustrasi Perangkat Desa

Dalam aturan itu sudah jelas prosedur pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Jadi tidak bisa semaunya Kades memberhentikan perangkat desa walaupun itu hak prerogratif Kades. Kalau sudah sesuai aturan, saya rasa tidak akan menjadi polemik dibawah” tambahnya.

Untuk pemberhentian perangkat desa, kata Rudi, Kades harus berkonsultasi kepada camat terlebih dahulu. Adapun pemberhentian perangkat desa meninggal dunia, permintaan sendiri (pengunduran diri) dan diberhentikan.

“Diberhentikan itu apabila usia perangkat desa telah genap 60 tahun, dinyatakan sebagai terpidana, berhalangan tetap, tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa dan melanggar larangan. Pemberhentian  ini disampaikan ke camat paling lambat 14 hari setelah ditetapkan. Wajib dikonsultasikan dan mendapatkan rekomendasi dari camat,” pungkasnya. melansir dari lampost.co

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan