Facebook dan Instagram Larang Emoji Terong dan Buah Persik. Ini Alasannya!

gambar hanya ilustrasi

Tasikmalaya, cikupa.sideka.id – Warganet pengguna lini masa Facebook dan Instagram tampaknya tidak lagi bisa bebas menggunakan beberapa jenis emoji atau karakter gambar.

Pasalnya kedua jejaring sosial tersebut telah mengeluarkan larangan penggunaan emoji bergambar terong, buah persik atau peach, dan tetesan air. Pasalnya beberapa emoji tersebut dirasa dapat menimbulkan sugesti seksual.

Situs berita XBIZ pada 28 Oktober 2019 lalu melaporkan, Facebook telah memperbaharui Standar Komunitas mereka pada musim panas lalu, tertama terkait obrolan seksual. Dalam keterangannya, Facebook menganggap emoji terong kerap dihubungkan dengan alat kelamin pria. Karakter gambar buah persik dianggap menjadi simbol bokong atau pantat. Sedangkan tetesan air bisa dipersepsikan sebagai kondisi ejakulasi.

Dalam keterangannya, Facebook menyatakan tidak akan menyetujui konten yang memfasilitasi, mendorong, atau mengkoordinasikan pertemuan seksual antar orang dewasa. Jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg itu menegaskan akan membatasi bahasa eksplisit seksual yang mengarah pada ajakan dalam komunitas global.

Larangan penggunaan emoji tersebut diperkirakan bakal mempengaruhi pengguna Facebook dan Instagram. Lini masa sosial lainnya, Twitter sempat membahasnya. Pemilik akun @WardWBond dalam cuitannya menuliskan larangan penggunaan emoji terong, buah persik, dan tetesan air menjadikan netizen tidak lagi bisa memposting makanan antioksidan.

Sebenarnya pelarangan penggunaan emoji terong bukan yang pertama. CNN pada 24 April 2019 menurunkan laporan Instagram telah melarang penggunaan emoji terong dari algoritma pencariannya. Instagram berdalih pelarangan ini lantaran emoji tersebut terlalu sering digunakan untuk menandai foto-foto bernuansa seksual.

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan