Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Al-Muslih Gelar Pengajian

Pengajian, Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, foto ; iman/pandudesa

Tasikmalaya, cikupa.sideka.id – Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Al-Muslih di Kampung Kalapaciung Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar pengajian.

Hal ini diakui oleh Ketua DKM Alhikmah Lemburtengah Erik Priatno SPd, kepada media cikupa.sideka.id bahwa pada hari Selasa Malam Rabu, tanggal 05 November 2019, digelar pengajian untuk menyambut datangnya Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara dimulai dengan membaca salawat nabi bersama-sama dan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci. Acara kemudian diisi dengan ceramah keagamaan dan dihadiri oleh seluruh warga di kampung kalapaciung dan sekitarnya.

Ahbabul Husna selaku penceramah kegiatan maulid nabi Muhammad SAW, yang kenakan baju gamis hitam sampaikan dakwah-dakwah mengenai karakter dan suri tauladan Rasulullah SAW.

“Budi pekertinya bagus. Akhlak Rasulullah baik. Orangnya lemah lembut kasih sayang,” ungkap H. Ahbabul Husna.

Dia sampaikan, barang siapa yang cinta kepada Muhammad SAW maka nanti di hari kiamat akan bertemu Rasulullah, bertemu di surga dengan Rasulullah.

“Sekarang ada orang yang kehilangan cermin dari Rasulullah. Melupakan tidak lagi meneladani Rasul. Yang kehilangan cermin dari Rasul, hidup menderita,” katanya.

Menurutnya cermin kehidupan Rasulullah Muhammad SAW, sangat bermanfaat dalam kehidupan hingga kiamat tiba.

“Namanya cermin kita harus mencontoh sama persis. Kita harus bercermin, teladan Rasulullah.  Bukan tampilan cermin bentuk lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, di akhir acara dia menyampaikan pesan bahwa, cerminan wajah atau rupa kita di akhirat nanti adalah bagaimana akhlak kita di dunia. Kalau akhlaknya bagus, maka wajah atau rupanya akan bagus, akan tetapi jika akhlaknya di dunia jelek, maka wajah atau rupa kita di akhirat nanti jelek. Sebab jasad ini hanyalah wajah atau rupa didunia dan akan hancur dimakan tanah.

“akhlak didunia adalah cerminan wajah atau rupa kita kelak di akhirat nanti,” pungkasnya. (Iman/PanduDesa)

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan