Bajigur Mang Eros, Kuliner Tradisional di Desa Cikupa Dengan Rasa Original

Mang Eros, Penjual Bajigur di Desa CIkupa, foto;Iman/PanduDesa

Tasikmalaya, cikupa.sideka.id – Salah satu minuman tradisional khas di Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, yang cukup terkenal dan masih bertahan dari zaman dulu hingga sekarang adalah Bajigur atau di tempat lain yaitu wedang jahe.

Minuman berwarna keruh yang hanya terbuat dari campuran air, gula aren dan santan ini masih mempertahankan keaslian rasanya yaitu anget-anget manis.

Harganya tidak terlalu mahal. Sekitar Rp 2.000-Rp 3.000, per gelas. Menyantapnya supaya lebih nikmat biasanya dimakan dalam keadaan hangat. Kemudian disandingkan dengan singkong atau bisa juga pisang. Minuman ini bisa juga pengganti teh manis atau kopi.

Jika kalian mampir ke Desa Cikupa atau sedang bepergian ke daerah ini, jangan lupa sempatkan mampir ke Bajigur Mang Eros, yang berada di Kampung Kalapaciung Desa Cikupa Tasikmalaya.

Di sini, minuman tradisional tersebut hadir dalam bentuk atau rasa original yaitu bajigur  rasa manis dengan gula aren asli.

Proses Pembuatan Bajigur

Berawal dari coba-coba 20 tahun yang lalu, Mang Eros (57) pedagang Bajigur, ini mengolah bajigur sebagai makanan tradisional dengan mempertahankan original atau asli dengan tujuan untuk membuat kuliner ini tetap citarasa asli. Karena asli mudah-mudahan masyarakat di era modern seperti sekarang ini masih menyukainya.

“Buat saya bajigur itu unik, makanan khas Sunda, saya ingin memajukan makanan jaman dulu di zaman sekarang,” katanya.

Walaupun masih bertahan, Mang Eros mencoba terus konsisten menjadikan bajigur ini menjadi usahanya.

“Alhamdulillah masyarakat masih bisa menerimanya dengan baik dan banyak yang suka, terkadang di jaman sekarang, karena saking banyaknya pedagang, kadang bajigur selalu bersisa” tuturnya.

Dilihat dari bentuk, bajigur tidak jauh berbeda dengan wedang jahe. Hanya saja beda dari rasanya, kalau wedang jahe, dicampurkan dengan jahe.

 

Sementara itu proses pembuatannya cukup singkat, air dicampur dengan gula aren dan air santan, untuk menambah rasa gurih. Bajigur Mang Eros memasaknya menggunakan tungku kecil yang terbuat dari tanah liat dan kayu bakar sebagai bahan bakarnya,

Dalam sekali proses pembuatan, modal yang harus dikeluarkan bisa mencapai R 100.000 s.d Rp 140.000, sedangkan keuntungan kalau lagi rame ia bisa mengantongi Rp 30.000 s.d Rp 50.000.

Namun terkadang jika dagang lagi sepi, ia hanya mendapat keuntungan Rp 10.000 saja, tidak jarang juga ketutup modal saja sudah cukup.

“kalau dagang bajigur, saking banyak pedagang kalau lagi rame keuntungan bisa Rp 30.000 s.d Rp 50.000. Kalau lagi sepi paling Rp 10.000 saja, dan tidak jarang ketutup modal saja,” tutupnya. (Iman/PanduDesa)A

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan