351 Desa di Tasikmalaya, Ikuti Sosialisasi Tentang Aset Desa (SIPADES)

Selfi Bareng Bupati Tasikmalaya dengan Perangkat Desa, Foto : Iman/PanduDesa

Tasikmalaya, cikupa-karangnunggal.desa.id – Sebanyak 351 Desa di Tasikmalaya mengikuti kegiatan Sosialisasi Tentang Aplikasi Aset Desa (Sipades) Tahun Anggaran 2019 di Hotel Mangkubumi, Jumat (27/12/2019).

Kegiatan dilaksanakan dalam 4 tahap, dengan mengundang Kaur Tata Usaha Umum dan Sekdes dari tanggal 27 sampai dengan 29 Desember 2019, kegiatan ini merupakan salah satu program wajib dari Direktorat Fasilitasi Aset Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri RI.

Sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa bahwa aset desa merupakan barang milik desa yang berasal dari kekayaan milik desa, dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa dan perolehan hak lainnya yang sah.

Maka dalam pengelolaannya pun dibutuhkan beberapa asas yang meliputi; fungsional, kepastian hukum, transparan, keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai.

Untuk itu, upaya yang dilakukan oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa dalam meningkatkan kinerja pengelolaan aset desa adalah menyiapkan sebuah instrument aplikasi, yaitu  Sipades untuk pengelolaan aset desa.

Sipades merupakan produk aplikasi yang dibangun dan dikembangkan secara mandiri oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa, pada tahun 2018 yang lalu.

Dengan keberadaan aplikasi Sipades tersebut, maka akan sangat membantu pemerintah desa dalam mengelola asetnya, khususnya dalam  menertibkan kepemilikan aset desa; menertibkan penggunaannya agar lebih berdayaguna dan berhasilguna; membantu menyajikan laporan kekayaan desa dan kodefikasi aset desa sesuai perundangan berlaku.

Aplikasi tersebut dapat juga berfungsi sebagai alat untuk melakukan pengawasan, monitoring dan evaluasi  bagi pemerintah dan pemerintah daerah, baik provinsi  maupun kabupaten/kota, dalam dalam rangka melaksanakan fungsi-fungsi pembinaan dan pengawasan (binwas) pengelolaan keuangan desa dan aset desa.


Sementara itu, pada kesempatan yang sama walaupun terlambat sekitar 2 jam, hadir pula Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto.

Dia mengatakan akan pentingnya sistem penatausahaan tentang aset di desa. Dengan adanya sipades, semoga bisa memudahkan dalam pengelolaan tentang aset desa khususnya bagi pemdes.

Lebih lanjut, dia menjelaskan pembangunan harus bermanfaat untuk kepentingan ekonomi untuk masyarakat yang akuntabilitas, selain itu dia juga menghimbau agar dalam penganggaran jangan salah agar kedepan lebih baik.

Sebagaimana kita ketahui Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya, kurang lebih sebesar 108 miliar.

“Kalau pembangunan tidak tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat sama saja membakar uang,” ungkapnya.

Kemudian dalam pengajuan dia juga mengharapkan agar jangan ada suap menyuap, dalam pengajuan program. Tingkatkan inovatif  dan kretifitas di desa masing-masing. (Iman/PanduDesa)

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan