Kekurangan Dokter Membuat Layanan Puskesmas di Tasikmalaya, Tidak Maksimal

bergambar bersama, sumber foto ; newssuaraindependent.id

Tasikmalaya, cikupa-karangnunggal.desa.id – Pelayanan yang kurang maksimal dalam pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang warga sekaligus ketua ormas PP (Pemuda Pancasila) Karangnunggal Bung Ade Tamyiz. Ia menilai pelayanan puskesmas masih kurang maksimal. Pasalnya dokter di puskesmas tersebut tinggal satu orang.

“Pelayanan puskesmas masih belum maksimal hal tersebut ditunjukkan oleh kurangnya dokter hanya tinggal satu, karena dokter masuk masa pensiun,” jelasnya, Rabu (01/01/2020). Melansir newssuaraindependent.id

Lebih lanjut, Menurut Bung Ade mengatakan, Ironis memang, disisi lain pemerintah gencar pelayanan kesehatan masyarakat harus ditingkatkan, bahkan melalui pembentukan kader kesehatan di tiap Desa, tapi di sisi lain Dinas Kesehatan terkesan kurang memperhatikan hal tersebut.

“kami perihatin dan menyayangkan, umumnya Dokter enggan di tempatkan di daerah. Ini harus jadi perhatian serius pihak Pemerintah, kami sebagai masyarakat yang mungkin mewakili keluhan masyarakat, meminta Pemerintah Kabupaten dan Dinas terkait sesegera mungkin menambah Dokter di Puskesmas Karangnunggal,” tambahnya.

Terpisah Dr. Sarhan selaku dokter di Puskesmas tersebut mengatakan bahwa Kadis Kesehatan Kabupaten dan Kapus Puskesmas Karangnunggal harus berupaya untuk segera menambah tenaga Dokter karena layanan dasar tak bisa ditunda-tunda. Karena peran dokter sangat penting dalam layanan fungsional dan management puskesmas.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karangnunggal Dadan Kusnanto membenarkan jika di Puskesmas kurang dokter tinggal satu orang dikarenakan masuk masa pensiun.

“Ketentuan perbandingan per 15 ribu orang harus disanding oleh satu orang dokter. Kecamatan Karangnunggal hampir 86 ribu jiwa, maka paling tidak harus ada lima orang dokter yang melayani, ini sangat tidak sebanding.” Ungkapnya.

“Hal ini harus menjadi pemikiran serius, baik dari Pemerintahan setempat maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya,” tambahnya. (Tim Red) Sumber berita : Newssuaraindependent.id

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan