Musrenbang Tingkat Kecamatan Karangnunggal, Bahas Rencana Pembangunan 2022 Melalui Aplikasi SIPD

Cikupa-karangnunggal.desa.id — Pemerintah Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan di aula Desa Sarimanggu, Senin (8/2/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan Bappeda, Camat, Danramil , Kapolsek Karangnunggal dan para undangan Kepala Desa, BPD serta perwakilan tokoh masyarakat.

Camat Karangnunggal Asep M Dahliana, STP MM dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan ini adalah Musyawarah Perencanaan Pembangunan dalam Penyusunan RKPD Tahun 2022.

Musrenbang 2021 ini merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat, untuk penyempurnaan rancangan kebijakan pembangunan tahun 2022 yang disusun ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan.

Selain itu dirinya menghimbau dalam situasi masih pandemi covid-19, agar selalu mematuhi Protokol kesehatan.

“Patuhi prokes dan menjaga kesehatan. Jangan meremehkan, juga jangan takut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tasikmalaya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh perwakilannya Rosi, mengatakan ada 12 Prioritas Pembangunan. Seperti halnya bidang kesehatan, ekonomi, sosial, SDM, teknologi, infrastruktur dan lainnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan pendapatan APBD Kabupaten Tasikmalaya di masa Pandemi Covid-19, mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa pengajuan permohonan bantuan dari Kabupaten yaitu melalui Aplikasi Kemendagri SIPD ( Sistem Informasi Pembangunan Daerah). Meski tahun ini baru diluncurkan, namun ia meminta untuk sama-sama belajar.

“Mohon maaf jika telat menjawab terkait masalah teknis, karena kami juga menyampaikan kepada Kemendagri,” ungkapnya.

Oleh karenanya, setiap desa dipersilahkan untuk menginput permohonan usulan pembangunan yang menjadi prioritas pembangunan sebanyak 3 Usulan.

Nantinya, dari usulan tersebut bakal disaring kembali menjadi 12 usulan tiap kecamatan, karena hal ini sudah menjadi kebijakan Bappeda.

“Usulan yang sudah masuk melalui aplikasi SIPD total ada 39 usulan, usulan yang ditolak kurang lebih 8 usulan,” pungkasnya.

Penulis : Iman/panduDesa

About Pemdes Cikupa 279 Articles
Hayu Ngamajukeun Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan